Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera Kuwait������ ���������� �������� - ��� ������� ������� �� ���� ������

sticker

footerwidget4

footerwidget1

Kolom Kanan 4

Zewi menambahkan, ia juga menyaksikan ada sekitar 100 orang yang dirawat di rumah sakit.

"Pasukan Khadafi telah mengelilingi Ajdabiyah dari segala arah dan ada pertempuran sengit antara demonstran dan brigade Khadafi di arah timur dan selatan," ucap dia.

Sebelumnya, pasukan Libya diharapkan akan merebut kembali semua wilayah yang dikuasai demonstran dalam beberapa hari ini. Khadafi pun bersumpah akan menghancurkan para pemberontak.

"Jika ini plot asing, kami akan menghancurkannya. Jika ini plot domestik, kami akan menghancurkannya," ujar Khadafi Rabu (16/3/2011), kemarin.

Kamis, 17 Maret 2011

baca artikel selengkapnya ->>

Kolom Kanan 3

Jakarta - Pasukan Presiden Libya Muammar Khadafi terus melancarkan serangan terhadap para demonstran. Setidaknya 30 warga sipil menjadi korban dalam baku tembak antara pasukan Khadafi dan pendemo di Ajdabiyah.

Korban terdiri dari wanita, anak-anak dan orang tua. Demikian dilaporkan Al Arabiya TV dan dikutip oleh reuters, Kamis (17/3/2011).

"Saya berada di rumah sakit dan melihat 30 perempuan meninggal, anak-anak dan orang tua. Mereka semua warga sipil, bukan pemberontak," ujar Abdel Bari Zewi, seorang saksi mata.
baca artikel selengkapnya ->>

Kolom Kanan 2


Alat berat yang dikerahkan tidak bisa beroperasi karena tertimbun longsor di kawasan Rantau Panyang, terpaut beberapa kilometer dari desa terisolir.
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan sejumlah pejabat ketika meninjau longsor tersebut mengharapkan akses jalan desa terisolir bisa ditembusi kendaraan untuk mengangkut logistik korban banjir bandang.
Gubernur mengatakan, sebelumnya telah dijanjikan ruas jalan tersebut bisa ditembusi. Tapi, karena pekerjaan yang begitu berat dan tanah yang labil menyebabkan kesulitan membersihkan longsor di kawasan itu.
"Jika cuaca dalam beberapa hari ini membaik, maka ruas jalan yang tertutup longsor bisa dibersihkan. Warga tidak perlu khawatir, bantuan tetap dikirim," katanya.
baca artikel selengkapnya ->>

Kolom Kanan 1


Banjir itu menyebabkan kerusakan berbagai infrastruktur publik dan rumah penduduk. Selain itu, data terakhir menyebutkan korban meninggal dunia banjir tersebut mencapai 12 orang. Kendati terisolasi, korban bencana di gampong itu tidak mengalami krisis makanan.
Distribusi bantuan dibawa dengan berjalan kaki sekitar lima kilometer dari desa terdekat yang bisa dilalui kendaraan bermotor.
Selain itu, pembersihan ruas jalan ke Gampong Blang Pandak menggunakan alat berat juga terhambat.
baca artikel selengkapnya ->>

Kolom Kiri 4


TANGSE, KOMPAS.com - Satu desa yang dilanda banjir bandang di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, masih terisolasi karena ruas jalan ke tempat itu masih tertimbun longsor.
Berdasarkan pantauan Kamis (17/3/2011), desa yang terisolasi tersebut yakni Gampong (Desa) Blang Pandak. Di gampong itu ada sekitar 3.000 jiwa korban bencana.
Banjir bandang yang melanda sejumlah desa di kawasan pedalaman Kabupaten Pidie, Tangse atau sekitar 170 kilometer, Kota Banda Aceh, terjadi pada Kamis (10/3/2011) malam.
baca artikel selengkapnya ->>